Corat-coret nglemesin tangan dengan pensil 2B diatas kertas A4 HVS 80 gram, pewarnaan digital (photoshop)
Friday, September 28, 2018
Sunday, September 23, 2018
Thursday, September 20, 2018
Cergam Jalan-jalan ke Pasar Ikan Hias
Cergam SiMila Jalan-jalan kepasar ikan
Berikut ini adalah pengertia Cergam atau Cerita Bergambar menurut beberapa versi yang saya kutip dari Wikipedia.
Untuk lingkup nusantara, terdapat sebutan tersendiri untuk komik seperti diungkapkan oleh pengamat budaya Arswendo Atmowiloto (1986) yaitu cerita bergambar atau disingkat menjadi Cergam yang dicetuskan oleh seorang komikus Medan bernama Zam Nuldyn sekitar tahun 1970.
Sementara itu Dr. Seno Gumira Ajidarma (2002), jurnalis dan pengamat komik, mengemukakan bahwa komikus Teguh Santosa dalam komik “Mat Romeo” (1971) mengiklankannya dengan kata-kata "disadjikan setjara filmis dan kolosal" yang sangat relevan dengan novel bergambar.
Akronim cerita bergambar, menurut “Marcell Boneff” mengikuti istilah cerpen (cerita pendek) yang sudah lebih dulu digunakan, dan konotasinya menjadi lebih bagus, meski terlepas dari masalah tepat tidaknya dari segi kebahasaan atau etimologis kata-nya.
Tetapi menilik kembali pada kelahiran komik, maka adanya teks dan gambar secara bersamaan dinilai oleh Francis Laccasin (1971) sebagai sarana pengungkapan yang benar-benar orisinal. Kehadiran teks bukan lagi suatu keharusan karena ada unsur motion yang bisa dipertimbangkan sebagai jati diri komik lainnya.
Karena itu di dalam istilah komik klasik Indonesia, cerita bergambar, tak lagi harus bergantung kepada cerita tertulis. Hal ini disebut “Eisner” sebagai graphic narration (terutama di dalam film & komik).
Sejak tahun 2006, Cergam juga digunakan sebagai nama penerbitan majalah yang khusus mengulas dan menampilkan cergamis muda. Majalah yang diasuh oleh: Hartono Soenarto, Setya Adyaksa, Iwan Gunawan dan rekan - rekan, mempunyai slogan "Baca: Cergam"!
dikutip dari : https://id.wikipedia.org/wiki/Cergam
gambar dengan menggunakan pensil dan pewarnaan dan layout menggunakan software adobe illustrator.
Tuesday, September 18, 2018
Wednesday, June 6, 2018
Pari Manta Raksasa Laut yang Jinak
Ilustrasi Pari Manta untuk majalah anak-anak KKP Si Mila...
Dikutip dari Wkipedia
Ikan pari manta (Manta birostris) adalah salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia. Lebar tubuhnya dari ujung sirip dada ke ujung sirip lainnya mencapai hampir 7 meter (kemungkinan lebih karena ada laporan yang mengatakan bahwa ada manta yang lebar tubuhnya mencapai 9,1 meter). Bobot terberat manta sendiri yang pernah diukur mencapai 3 ton.[1]
Manta dapat ditemukan di lautan tropis di seluruh dunia - kurang lebih antara 35o lintang utara hingga 35o lintang selatan. Persebarannya yang luas dan penampilannya yang unik menyebabkan ikan ini memiliki banyak nama mulai dari "manta Pasifik", "manta Atlantik", "devil fish", hingga "sea devil". Di Indonesia sendiri, pari manta memiliki aneka nama lokal seperti cawang kalung, plampangan, serta pari kerbau[2] (mungkin karena bagian tubuh mirip tanduk di kepalanya sehingga ia dianggap mirip dengan kerbau).
Pari manta belakangan dikategorikan sebagai "dekat dengan ancaman" (near threatened) oleh IUCN karena walaupun jumlahnya belum masuk kategori terancam punah, tetapi pada masa depan diperkirakan populasinya akan menyusut hingga akhirnya terancam punah.[3] Populasi pari manta dianggap dekat dengan bahaya karena tingginya kegiatan perikanan dan kondisi laut yang semakin terpolusi, tetapi rasio kelahiran mereka rendah.[4]
Berikut ini adalah buku saku tentang pari Manta terutama yang ada di perairan Indonesia, bisa anda download disini/ di bawah ini: (klik gambar > save as > ke hardisk atau smartphone Anda. atau bisa anda Print dan bisa di baca kapan saja.
Tuesday, February 6, 2018
Thursday, November 16, 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)


















